Dalam sisi bahasa root berarti akar.Dari sini kita sudah dapat membayangkan bahwa root ibarat akar dari sebuah OS Linux.
Seperti sebuah pohon, kalau kita ingin punya pohon yang berbuah manis tentunya harus memberi pupuk.
Secara kasat mata tentu pupuk hanya bisa kita tebar di atas tanah.Dan kita tak tahu apakah pupuk yang terserap ke dalam tanah sampai ke akar atau tidak, kalau pun sampai akar belum tentu akar itu menyerapnya.
Singkat nya disini kita membuka tanah dan langsung mengutak atik akar tersebut sesuai keinginan kita.Sekaligus kita buat agar akar tersebut kita buat mau menerima apapun pupuk yang kita berikan.
ROOT adalah
Izin akses/masuk tanpa batas untuk memodifikasi,mengubah, menghapus, menambah, atau bahkan merusak semua yang ada di dalam akar sistem Linux.(termasuk jenis Android) yg dimiliki oleh salah satu user(dalam hal ini pembuat sistem/vendor/developer).
- Garansi perangkat hilang
Beberapa vendor ponsel mengatakan bahwa perangkat Android yang telah di root akan hilang masa garansinya,karena dengan rooting, pengguna sudah memodifikasi berkas sistem pada sebuah perangkat Android sehingga vendor tidak mau bertanggung jawab apabila ada kerusakan perangkat Android yang telah di-root. Meskipun tidak semua vendor mengusung peraturan tersebut. - Rentan terhadap virus dan perangkat perusak.
Ya, memang virus mudah menjebak bila kita tidak hati-hati.Dan bukan hanya untuk devicenyang sudah di root.bahkan yang masih bawaan pabrik pun bisa terkena virus.Cukup dengan kesalahan kecil dalam pemograman saja sudah cukup untuk digunakan sebagai pintu masuk sebuah virus.Apalagi dengan device yang sudah root.Virus hanya perlu mendapat akses root untuk bisa menghancurkan/mencuri privasi device kita,Tak perlu repot-repot lagi mencari celah.Toh Sudah di bukakan pintu.Maka daripada itu ada baiknya untuk device yang sudah di root agar tidak memberikan mengaktifkan fungsi otomatis 'meng-izin-kan' aplikasi yang meminta izin untuk memasuki wilayah root. - Mengurangi umur dari perangkat keras
Dalam hal: sistem operasi memaksa perangkat keras bekerja di atas batas aman kemampuan perangkat keras.Hal ini pula yang menyebabkan device cepat panas, ter-amat panas dan menguras daya listrik. - Resiko device mati total.Lebih tepat nya adalah bahwasanya kita tak tahu cara memperbaikinya.Atau hanya vendor yang mengetahui tata cara memperbaikinya.
- Akses tak terbatas dalam sistem operasi Android.
- Dapat menghapus aplikasi bawaan vendor yang tidak diinginkan/yang sama sekali tidak terpakai oleh pengguna.
- Dapat mem-back-up aplikasi,data,chache dan apapun dalam sistem sehingga ketika ingin melakukan instalasi ulang atau mengembalikan pengaturan awal ke setelan pabrik, pengguna tidak perlu mencari dan mengunduh lagi.
- Dapat mengubah tampilan melalui instalasi custom ROM atau bahkan meng-upgrade ke versi yang lebih tinggi yang tidak dirilis oleh vendor
- Dapat melakukan peningkatan performa prosesor(tweak), sehingga kinerja device menjadi lebih baik atau bahkan sangat baik dari pada bawaan dasar nya.
KEKURANGAN DAN KELEBIHAN ROOT
Berbicara mengenai kekurangan dan kelebihan tentunya akan tak terbatas kemungkinannya.Baik itu kemungkinan baik maupun buruk.Karena bagaimanapun semua itu hanya program buatan manusia yang hanya mengerti perintah 'ya' atau 'tidak'.Kembali lagi ke bagaimana si-pemakai device menilainya dan se-penting apa tingkat kebutuhan si-pemakai.Permasalahan ROOT ini yang terkadang membuat banyak para penikmat gadget berbasis linux mengadu pendapat masing-masing termasuk ane sendiri nih sobat ozmod.Ane punya psobatngan sendiri mengenai akses root.
Pernah nggak sobat merasa jenuh dengan device kepunyaan sobat karena tampilan tak sesuai keinginan?. Lalu dengan segaja sobat mencoba menginstall aplikasi pihak ketiga untuk membuat tampilan lebih sobat sukai.Tapi setelah sobat tahu kalau aplikasi tersebut hanya memakan tempat penyimpanan dan juga RAM device sobat.Karena merasa device sobat lelet lalu sobat memasang aplikasi booster untuk mempercepat device sobat.Tanpa sadar sobat sudah memasang 2 aplikasi tambahan untuk menutupi kekurangan 1 aplikasi yang sebenarnya cukup dengan akses root sobat dapat merubah sesuai keinginan sobat dengan 1 aplikasi bahkan tanpa perlu aplikasi sekalipun.Yang menyedihkan adalah 'sobat tak mengerti' tentang root apalagi pemograman, sehingga banyak yang mengikuti tutorial di internet yang ujung-ujung nya sobat diminta mendownload serta menginstall aplikasi yang mereka sarankan baik yang gratis maupun yang berbayar.Padahal belum tentu aplikasi itu belum disusupi virus terlebih dahulu.
Berikut tips dari ane buat sobat pemakai gadget android:
- Untuk yang akan melakukan ROOT
- Cari tutor yang cocok sesuai dengan merk dan type device sobat secara rinci.Bisa dilihat dari kardus saat pembelian
- Lihat komentar post tutor tersebut apakah mendapat tanggapan baik atau buruk atau ada masalah dengan tutor tsb.
- Pilih tutor yang memiliki screenshot, pdf atau video.Agar kita yakin kalau penulis sudah mencobanya dan bukan asal copas.Kalau hanya copas liat sumber copas nya aja
- ikuti step by step pelan-pelan dan teliti pastikan sobat meng-uninstall antivirus sobat terlebih dahulu(bila ada), Lalu aktifkan USB DEBUGGING di device sobat Dan gunakan komputer(komputer yang bisa "run administrator" bila di password sobat harus tau password nya) + kabel data original untuk prosesnya kalu tak punya pinjam, hindari tutor root via aplikasi android/tanpa pc.
- Lakukan backup sebelum melakukan ROOT. saran saya pakai aplikasi backup melalui cloud(komputasi awan), komputer atau backup ke flashdisk dengan bantuan USB OTG untuk android.Jangan di memory internal maupun eksternal sd card.(jika terpaksa pakai eksternal sd card pastikan cabut sd card sebelum proses root.
- Setelah root berhasil segera install lagi aplikasi antivirus yang sobat percaya, lalu scan sebelum menggunakan akses root
- Untuk yang Sudah di ROOT
- Pastikan ter-install antivirus
- set per-izinan akses superuser menjadi "always ask/selalu tanya", sehingga bila ada peringatan aplikasi meminta akses root sobat bisa menyetujui atau menolak.
- Jangan me-NonAktifkan "usb debugging" meskipun antivirus meminta untuk menonaktifkan.Karena bila terjadi error atau bootloop device sobat sudah siap di software ulang.Kebanyakan device hanya bisa di aktifkan usb debugging dalam keadaan device sedang hidup/normal.
- Set back up otomatis setiap hari pada waktu sebelum tidur
- Biasakan menghapus histori,cookies serta cache sehabis menggunakan BROWSER.Kalau perlu password juga di hapus
- Non-aktifkan fitur "auto update software" dari vendor.Bila di update Akses root akan hilang bahkan bisa menyebabkan bootloop.
Wah nggak terasa sudah panjang sekali artikel nya.Seperti nya sudah cukup penjelasannya, semoga apa yang ane sampaikan dapat menjadi hal yang bermanfaat serta memperdalam wawasan kita semua.Bila kritik, saran ataupun pertanyaan lebih lanjut silahkan pos lewat kolom komentar yang tersedia.Akhir kata wassalammuallaikum wr wb.

0 comments:
Post a Comment